Berjalan memang tak mudah harus tersakiti dan cucuran air
keringat, terkadang semua teringinkan untuk sekejap, hanya berkedip semua
keinginan terlampaui dan itu tidak ada dalam realita, semua penuh rintangan
dera harus kita jalani semestinya detak jantung berdetak. Angin
bertiup entah kemana hidup kedepan tak tahu gimana,semua tergariskan
sebagaimana kita jalani cerita yang sudah ada tanpa membaca alur cerita bukan
membuat cerita,
Gigitan
jemari hancurkan genggaman mematahkan pikiran karena adanya emosi, hati meluap
timbulkan perasaan itu dimana kita temukan sebuah jiwa alam.semestinya berjalan
namun tak ada injakan kini terpatahkan, terjerumus dalam jurang kehidupan.cinta
hanyalah hiasan dalam darah mengalir mengelilingi, berputar dalam ruang,
menggelintir dalam alunan kisah.hiasan terkadang menyakitkan penuh dengan
bualan, kenafsiran itu hanyalah alasan, mudah tidaknya suatu peristiwa hanyalah
karena waktu,itu yang menentukan keajaiban mendekati kemukjizatan dunia. Ruang dunia memang tidak bisa di
lewati tanpa adanya kematian,menjalani ruang itu bukan seperti menggerakan jari,
harus dengan pilihan yang sanggup dapatkan kesakitan disitu adanya rasa
kesenangan.
Untaian
dalam mulut merangkai dengan sejajar keluar satu per satu berasal dari apa yang
sudah di rencanakan berlubuk dari dalam pikiran menilai buruk dan baik sama aja
untuk keuntunganya, dan yang mendapatkanya itu lah mendapat penghianatan
menganggap semua itu dusta dari apa yang terlantun membela
kenafsiranya.gelombang denyut menhanyut dalam kata-kata seiring dengan lembaian
tubuhnya kini membuat menanamkan kepercayaan.kenilaian lebihnya dimanfaatkan
dengan sebaik-baiknya dapat hidup dalam dua kehidupan antara yang baik dengan
yang buruk.penilaian baik dikalungkan dalam lehernya dan keburukanya
tersimbolkan dari dalam kebaikanya lalu mengendap keluar kedustaan.
Bulu memang sedap dipandang terlihat
halus dan lembut ketika telah meraihnya dapat membuat kepahitan akan
tersentuhnya,putaran bola mata dapat sepintas mengurungkan sebuah perhitunganya
dalam hitunganya dapat seribu kepastian akan terjadi,detik per detik segala
kejadian diperoleh dengan cara kesimbolanya dengan kenilaian yang lebihnya
mampu memutar balikan sebuah peristiwa yang sudah terjadi dan memakan keburukan
yang diraihnya menjadi akan seperti tidak terjadi.
x
Tidak ada komentar:
Posting Komentar