23 Juli 2023

Aksara13

Meringis tanda apa yang kamu sesali semua sudah terjadi,tak sirna minta kembali semua berjalan dengan apa adanya disini kamu teriak dengan berdarah sampai demam.lelah tak ada habisnya dan tak sadar menyadari yang telah berlalu itu sesak
Semua ingin menjadi indah dengan tidak adanya hal berlalu,menepi pada kemurkaan dan kemunafikan itu terjadi nyata hati kembali meringis dendam adanya benci ingin diraih namun hanya sementara teman hanya mengalihkan tak ada yang bisa di capai tanpa kita tak bertemu sebelumnya ini takdirnya takdir yang selalu mengingat kamu tanpa adanya memiliki hening ini selalu  mengantaran pada paras kamu dan membuat pikiran menjadi sosok kamu.
Tak ada lagi yang bisa aku perbuat hanya kamu, masuk  bagai air selalu ada dalam celah sekecil apapun kamu telah hadir dan membanjiri hati ini membuat duka dan tersenyum,
Angin datang dapat untuk dua hal menyakitkan dan menyenangkan itu lah kamu,kamu lupakan yang disana kamu hampiri batang ranting ini setelah hangus terbakar kamu tiupkan abu ranting ini. Aku ingin hujan dari kamu bukan untuk kamu menangis tapi untuk mendinginkan hati ini karena kamu aku melewati kamu bersama dan aku terlangkah oleh langkah kuda kamu mati dalam langkah itu hanya karena tidak bisa menjawab teka-teki dari aku kamu hanya menjalani penuh mudah tak sanggup untuk menjawab rintang,rintang yang seharusnya bisa bersama dan selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini