Aku hanya seorang lelaki kecil yang takut akan
memiliki mimpi dan rapuh akan datangnya keajaiban, Aku hanya lelaki miskin akan
cerita-cerita yang istimewa disisi lain aku hanya pecundang yang tidak harusnya
diberi kasih sayang. Aku tidak seutuhnya harus dimiliki oleh siapapun tapi
semua itu sudah hilang dan tidak ada yang tahu siapa pemiliknya cerita ini
kenapa harus terjadi?, Tidak tahu dimana aku menemukan jawabnya semua yang aku
dengar hanya terdengar ilusi dalam delusi yang tak tahu jalan dan selalu
berhenti dalam keheningan penuh tanya.
Lelaki kecil ini hanya menjalani layaknya lelaki
namun tidak kuasa akan dirinya yang memenuhi kebencian akan kedustaan yang
selalu menghantui dan mengikuti dalam bayanganya semua terlihat dalam mata-nya
yang selalu memanja dalam suara-nya namun berakhir sirna dengan
bayanganya, lelaki kecil ini tidak memilki langit biru yang seharusnya
didapatkan dalam dunianya namun tersadar bahwa aku tidak memiliki sayap untuk
meraihnya, Lelaki kecil ini hanya mendapat sunyi yang tertinggal jauh dari
dunia dan semestanya yang memiliki akhir tenggenglam dalam lautan.
Lelaki kecil yang meninggalkan harapan terus
berjalan mencari jawabnya yang hilang meninggalkan kesunyian akan kedustaan, Setiap jalanku terasa bersama harapan seperti bulan yang menerangi malam namum
bulan hanya meninggalkan bayangan kegelapan yang selalu mengikuti disetiap
kesunyian. Lelaki kecil yang sendiri terkelam dalam belenggunya harapan mencari
indahnya terangnya bulan dalam malam hanya pilu dalam hati penuh tirani.
Lelaki kecil hanya menuai benih disetiap kata yang terucap yang bertabur dalam kosongan hati dideritanya menjalankan hidup yang seharusnya didapatnya mencari jalan keluar disetiap keheningan dalam pikiranya untuk dapat berlabuh pada jawabnya yang aku cari disetiap jalanya, Namun sunyi akan terus ada yang meninggalkan ingatan akan harapan terus terjadi dalam keajaiban.
Lelaki kecil yang terus berjalan mencari jawabnya hanya berakhir akan takutnya harapan yang meninggalkanya sampai lelaki kecil ini tidak lagi menemukan jalan yang tertutup oleh kesunyian dengan gelapnya bayangan yang ditinggalkan kebencian akan kedustaan harapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar