Titik bisu yang membekas dihati
Tertatih melawan perih dikaki
rupawan melihat jemari jari
Merintih dengan jeritan gigi
Pilu mendekam terdiam tanpa kata
Hujan datang mencekam tiada lara
Sudut bayang membekas dijiwa
Asmara, tolong hentikan perih dalam sukma
Malam turun berlabuh bersama pagi
Bintang gelap berdiri sendiri
Bicara kehidupan penuh dengan duri
Melampaui cerita yang berjumpa saat dilema hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar